“Mak Yati sii Nenek Hebat”

Gambar

Mak Yati

Gambar

 

 

Mak Yati bersama dengan suami tercinta

 

Di zaman seperti sekarang ini sangat sulit menjumpai sosok orang seperti  “ Mak Yati”. Seorang nenek yang sangat hebat yang masih sempat menyisihkan sebagian uangnya untuk mewujudkan keinginannya yaitu berkurban 2 ekor kambing. Padahal jika kita fikirkan secara logika, jangankan untuk membeli seekor kambing, untuk bertahan hidup saja Mak Yati harus bersusah payah untuk memulung barang-barang bekas. Namun hal itu tidak menyurutkan niat dan keinginan Mak Yati yang sangat-sangat mulia yaitu berkurban. Kita tau berapa uang yang didapat Mak Yati dalam sehari dari hasil mengumpulkan barang-barang bekas? Bisa dibilang penghasilan Mak Yati perhari hanya cukup untuk makan hari ini saja. Dan besok dia harus kembali mengais rejeki untuk makan dihari besok. Tapi Mak Yati tidak pernah menyerah dan putus asa, demi menjalankan niatnya untuk berkurban dengan penghasilan yang bisa dibilang sangat kurang, Mak Yati bisa menyisihkan uang dari hasil memulungnya. Dan akhirnya kerja keras serta niat tulus Mak Yati dapat terwujud walaupun harus menabung selama 3 tahun untuk bisa berkurban.

Gambar

Jika kita berpikir, secara logika mana mungkin orang seperti Mak Yati mampu berkuban 2 ekor kambing, untuk biaya makan saja sangat berkekurangan, namun karena keyakinan dan niat baik Mak Yati yang disertai usaha keras dan doa maka apa yang diimpikan Mak Yati bias terwujud.

Bagaimana dengan kita?? Yang memiliki ekonomi lebih baik dari Mak Yati?? Kenapa kita tidak bisa mewujudkan keinginan seperti Mak Yati?? Ataukah tidak pernah terbesit keinginan dalam hati untuk bisa berkurban??

Sosok Mak Yati ini adalah sebuah pelajaran hidup. Jika kita memiliki kemauan dan keyakinan pasti Allah selalu memberikan jalan selama kita berusaha dan berdoa memohon kepada-Nya, Semua niat baik pasti akan mendapatkan hasil yang baik pula…

 

Untuk orang-orang yang duduk di kursi pemerintahan daerah  maupun pusat, mereka seharusnya merasa malu jika tidak bisa melakukan perbuatan mulia seperti Mak Yati. Mak Yati yang hanya sebagai seorang pemulung saja bisa mewujudkan niatnya yang mulia, mengapa pemerintah yang mayoritas muslim yang hidup bermewah-mewahan yang tidak bisa berkurban pada saat hari raya Idhul Adha????? Padahal seharusnya mereka merasa malu pada Mak Yati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s